Tahapan membangun rumah

Setelah sebelumnya kotak rumah membahas mengenai beberapa elemen rumah, maka kita bisa menentukan tahapan – tahapan dalam membangun rumah, sehingga rumah yang diinginkan, akan terbangun secara efektif, sehingga diharapkan akan meminimalisir anggaran yang dikeluarkan.

Minimalisir disini dalam artian, biaya yang dikeluarkan betul – betul bermanfaat untuk proses pembangunan. Kasus pengeluaran anggaran tak terduga bisa dikurangi, seperti misalkan kasus bongkaran (setelah terpasang) yang tidak perlu, galian maupun urugan tanah yang tidak perlu, ataupun yang lainnya.

Elemen – elemen pada posting sebelumnya, merupakan sebagian elemen teknis pada proses pembangunan rumah tinggal. Dalam usaha mendirikan rumah, ada elemen lain yang perlu diperhatikan pula, agar proses pembangunan menjadi efektif. Proses ini bisa kita sebut sebagai perencanaan rancang bangun rumah tinggal. Banyak poin – poin yang termasuk dalam prosesĀ ini, diantaranya :

  • Desain rancangan bangunan. Berkaitan dengan keinginan pemilik rumah / pemberi pekerjaan, pengadaan bahan bangunan, lokasi terpilih.
  • Rencana anggaran. Berkaitan dengan jumlah dana yang diperlukan dan yang akan disediakan.
  • Target pekerjaan. Berkaitan dengan waktu selesai pekerjaan.
  • Legalitas. Berkaitan dengan perijinan setempat.
contoh gambar proses perencanaan – ktrm

Agar proses perencanaan di atas berjalan lancar, maka pemberi pekerjaan sebaiknya berkonsultasi dengan pihak yang ahli dalam masalah ini. Bisa perorangan maupun yang memiliki badan hukum, atau bisa kita sebut sebagai pihak perencana. Komunikasi antara pemilik pekerjaan dan pihak perencana sangatlah penting, sehingga keinginan pemilik pekerjaan dapat tercapai secara efektif dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *